Ideas Dan Trik Dalam Bisnis Kost

Tak hanya itu, kost ini juga memiliki fasilitas lengkap lainnya. Selain itu, biaya listrik juga ditanggung oleh pengelola sehingga penghuni tak perlu lagi pusing untuk membayar tagihan setrum. Sistem keamanan juga sangat ketat yang dilengkapi dengan radio frequency identification system dan sekuriti 24 jam, dan CCTV di setiap lantai. Kost eksklusif Nes Star 8 ini memiliki fasilitas yang mewah bak resort berbintang. Saat masuk, tersedia lobby untuk tamu menunggu serta front workplace untuk petugas penjaga kost.

Usaha kost-kostan

Kedepannya Ben juga mengaku ingin membangun tempat kost lain di daerah Ciganjur. “Sebetulnya ada rencana untuk usaha di bidang perhotelan juga. Tapi untuk saat ini belum bisa di-sharing akan seperti apa,” kata bintang sinetron “Tukang Bubur Naik Haji” tersebut. Jakarta – Sebagai langkah antisipasinya bila sudah “tidak laku” lagi di dunia leisure, aktor Ben Kasyafani rupanya mulai serius untuk berbisnis. Sebagai permulaan, pria kelahiran Jakarta, 4 Juli 1983 itu memilih usaha tempat kost di daerah Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Biaya yang dikenakan akan ditujukan untuk promosi sehingga akan menjadi situs yang sesuai dengan visinya yaitu sumber informasi terlengkap dan terpercaya di web mengenai hunian sewa. Untuk menjalankan bisnis yang satu ini Anda haruslah lebih mengikuti perkembangan zaman. Agar mempermudah dalam mengelola Anda bisa menerima pembayaran tidak harus money namun bisa melalui transfer. Mengelola bisnis yang satu ini tentunya anda tidak bisa meremehkan dengan mengatur dan mengurus semuanya sendiri.

Namun ada satu hal penting yang harus Anda perhatikan saat memilih gedung, yaitu memilih bangunan kost yang berada di posisi strategis. Pilihlah kawasan yang ramai penduduk, mudah mencapai akses publik umum dan tempat-tempat penting di kota, dan kondisi lingkungan yang aman. Hal-hal seperti ini penting untuk memaksimalkan kualitas dan harga kost.

Kalau perlu, berikan kontak customer support sebagai pusat keluhan. Beberapa teman seringkali bertanya, bisakah memulai bisnis kost-kostan dengan cara KPR? Masalahnya pada sistem KPR harus ada sertifikat rumah yang menjadi objek pinjaman yang dijaminkan pada bank. Sementara dalam kasus membuat kos-kosan maka Anda belum memiliki sertifikat rumah karena toh rumah tsb belum jadi.

Untuk menjaring calon konsumen atau penyewa, Anda perlu melakukan sejumlah strategi promosi dan pemasaran. Mulai dari kamar mandi dalam, AC, water heater, WiFi, peralatan health club, ataupun layanan TV berlangganan. Ketersediaan fasilitas kos juga jadi salah satu bahan pertimbangan konsumen. Rawat bangunan kos dengan baik agar jauh dari kesan kotor dan horor. Modal untuk mendirikan kos-kosan bisa berasal dari dana pribadi maupun dana orang lain, seperti keluarga, teman, ataupun bank.

Ketentuan yang banyak ditemukan dalam peraturan daerah, izin usaha pemondokan ini wajib dipenuhi jika rumah kost terdiri dari minimal 10 kamar atau penghuni. Sebagai contoh di Kota Malang, pemerintah daerah dapat mengenakan sanksi pidana kurungan paling lama three bulan atau denda paling banyak Rp 10 juta (Pasal 17 Perda Kota Malang 6/2006). Bisnis rumah kost memang merambah di daerah pusat perdagangan, industri dan kampus. Banyak orang mulai dari karyawan hingga mahasiswa membutuhkan rumah kost sebagai tempat untuk tinggal dalam waktu yang cukup lama.

Keuangan yang serba sulit tidak memungkinkan penyewa untuk melakukan pembayaran seperti biasa. Bisnis kos-kosan mengalami ancaman yang serius di tengah pandemi. Pasalnya, mekanisme work from home membuat para penghuni kos pulang ke kampung halaman. Bahkan, bisa jadi mereka akan merekomendasikan tempat kos Anda ke orang lain berkat sifat ramah itu.

Disadari atau tidak, keberadaan kosan di perkotaan sangat penting untuk karyawan atau pekerja yang datang dari luar daerah. Bahkan, mahasiswa juga banyak yang memilih tempat tinggal ini dibanding asrama. Lain halnya dengan rumah kontrakan yang masih banyak dicari pasangan yang baru menikah atau keluarga kecil, kos-kosan justru sedang banyak ditinggalkan akibat pandemi. Hal ini membuat bisnis kos-kosan lebih berisiko ketimbang rumah kontrakan. Harga rumah masih cukup tinggi, sementara pemutusan kerja yang semakin masif, membuat tak sedikit orang, terutama yang sudah berkeluarga, memilih menunda untuk membeli rumah.

Dopari